Minggu, 18 Maret 2012

Laporan Individu PPL


LAPORAN AKHIR
 PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN
(PPL)
DI SMA BAKTI PONOROGO
3 s/d 29 Januari 2011
Disusun Oleh :
Ulyatu Diniawati (07320931)

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
TAHUN 2011

HALAMAN PENGESAHAN

Laporan ini dibuat sebagai persyaratan mata kuliah Program Pengalaman Lapangan (PPL) Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Ponorogo Tahun Pelajaran 2010/2011 yang dilaksanakan di SMA BAKTI Ponorogo mulai tanggal 3 s/d 29 Januari 2011.

Ponorogo,   Februari 2011
Dosen Pembimbing Lapangan


Drs. Aris Budiono, M.Pd
Guru Pamong


Meita Popy Fradila, S.Pd

Mengetahui,
Kepala Sekolah SMA BAKTI Ponorogo


Dr. Agung Pramono, M.Pd.
NIP. 19581023 198403 1 003




IDENTITAS SEKOLAH DAN LAMBANG SEKOLAH

A.    Identitas Sekolah
Nama Sekolah
Nomor Statistik Sekolah
Status Sekolah
Alamat
Desa/Kelurahan
Kecamatan
Telepon/Fax
Kode Pos
Sekolah dibuka tahun
Waktu penyelenggaraan KBM
Jenjang Akreditasi
Nomor SK Akreditasi
Tanggal Akreditasi
NPSN
Keliling tanah seluruhnya
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
:
SMA BAKTI PONOROGO
302051117004
Swasta
Jl. Batoro Katong No 24 Ponorogo
Nologaten
Ponorogo
(0352) 481374
63411
1983
Pagi
Akreditasi A
421-3/284/108.08/05
26 Juli 2005
20510142
5.722 m

B.  Lambang Sekolah
Lambang sekolah SMA Bakti Ponorogo adalah seperti gambar di bawah ini:
 
Arti lambang:
  • 5 lengkung berbentuk bunga teratai: Yayasan Pendidikan Bakti berdasarkan Pancasila.
  • 2 ekor burung yang berhadap-hadapan: lambang Koperasi Batik “BAKTI”
  • Ekor Burung dan 2 sayapnya masing-masing sebanyak 5 helai: rukun Islam.
Arti secara keseluruhan Yayasan Pendidikan Bakti yang berdasarkan Pancasila, di lingkungan Koperasi Batik ” BAKTI ” sebagai wahana mencari ilmu dan mendidik yang bernafaskan Islam, bersumber Al-Quran dan Al-Hadist sehingga anak didiknya kelak di cita-citakan menjadi muslim yang mampu menerangi masyarakat di sekelilingnya.
KODE ETIK GURU

Guru Indonesia menyadari bahwa pendidikan adalah bidang pengabdian terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Bangsa dan Negara, serta kemanusian pada umumnya.
Guru indonesia yang berjiwa pancasila dan setia pada UUD 1945,turut bertanggung jawab atas terwujudnya cita-cita proklamasi Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Oleh sebab itu, guru indonesia terpanggil untuk menunaikan karyanya dengan berpedoman pada dasar-dasar sebagai berikut:
1.      Guru berbakti membimbing peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila.
2.      Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional.
3.      Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan pembinaan.
4.      Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar.
5.      Guru memelihara hubungan baik dengan orang tua murid dan masyarakat sekitarnya untuk membina peran serta dan rasa tanggung jawab bersama terhadap pendidikan.
6.      Guru secara pribadi dan bersama-sama mengembangkan dan meningkatkan mutu dan martabat profesinya.
7.      Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial.
8.      Guru secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan mutu organisasi PGRI, sebagai sarana perjuangan dan pengabdian.
9.      Guru melaksanakan segala kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikannya.

KOMPETENSI GURU

Kompetensi Guru Matematika SMA adalah :
1.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam melakukan penalaran secara logis dan kritis.
2.      Memiliki kemampuan untukmengembangkan keterampilan siswa dalam memecahkan masalah.
3.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam mengidentifikasi dan mengukur kemampuan yang diharapkan dalam belajar matematika.
4.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam menggunakan perangkat lunak dalam teknologi informasi.
5.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa terhadap kemampuan dasar matematika.
6.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam melakukan pengerjaan hitung bilangan.
7.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam melakukan operasi bentuk aljabar.
8.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam menggunakan konsep pengukuran dan geometri.
9.      Memiliki kemampuan untuk mengembangkan keterampilan siswa dalam melakukan kegiatan statistik dan menentukan peluang kejadian

KATA PENGANTAR

Segala puji hanya milik Allah SWT yang memiliki segala kebesaran dan keagungan, yang memberikan akal pikiran kepada manusia sehingga dengan karunia-Nya tersebut penulis dapat menyelesaikan Laporan Akhir Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini. Laporan Akhir Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini disusun untuk melengkapi tugas mata kuliah Praktek Pengalaman Lapangan (PPL).
Atas terselesaikannya Laporan Akhir Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini, penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1.      Bapak Drs. Sulton, M.Si. selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
2.      Bapak Dr. Julan Hernadi selaku Ketua Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
3.      Dr. Agung Pramono, M.Pd., selaku Kepala SMA Bakti Ponorogo.
4.      Bapak Drs. Aris Budiono, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan SMA Bakti Ponorogo.
5.      Ibu Meita Popy Fradila, S.Pd selaku Guru Pamong SMA Bakti Ponorogo.
6.      Seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
7.      Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan Laporan Akhir Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini.
Semoga amal baik yang telah diberikan mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT. Semoga Laporan Akhir Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kritik dan saran dari pembaca sangat penulis harapkan.



Ponorogo, 3 Februari 2011




Penulis
 
 





DAFTAR ISI

Halaman Judul .............................................................................................
Halaman Pengesahan ..................................................................................
Identitas Sekolah Dan Lambang Sekolah ...................................................
Kode Etik Guru ...........................................................................................
Kompetensi Guru ........................................................................................
Kata Pengantar ............................................................................................
Daftar Isi .....................................................................................................
BAB I   PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang ..........................................................................
B.    Tujuan .......................................................................................
C.    Waktu dan Tempat PPL ............................................................
D.   Tahapan Pelaksanaan PPL ........................................................
E.    Tata Tertib Pelaksanaan PPL ....................................................
F.     Manfaat Pelaksanaan PPL .........................................................
BAB II GAMBARAN UMUM SMA BAKTI PONOROGO
A.   Visi, Misi dan Tujuan Sekolah ..................................................
B.    Identitas Sekolah .......................................................................
C.    Standar Kompetensi Lulusan ....................................................
D.   Kalender Pendidikan .................................................................

BAB III PELAKSANAAN KEGIATAN PPL
A.    Laporan Kegiatan Proses Belajar Mengajar ..............................
B.     Deskripsi Keterlibatan Mahasiswa dalam Kegiatan Akademik Non teaching .............................................................................
C.     Deskripsi tentang Keberhasilan-Keberhasilan yang dialami Mahasiswa dalam Pelaksanaan PPL .........................................
D.    Deskripsi tentang Kendala-Kendala yang dialami Mahasiswa dalam Pelaksanaan PPL ............................................................
E.     Kritik dan Saran Bagi Pelaksanaan PPL Selanjutnya ...............
BAB IV KEGIATAN KHUSUS
A.    Observasi Teman Seguru Pamong ............................................
B.     Menjadi Tutor Selama Pembelajaran di Kelas ..........................
C.     Piket Harian ...............................................................................
BAB V PENUTUP.......................................................................................
Lampiran
1.      Perangkat Pembelajaran, Evaluasi Serta Analisis Hasil Evaluasi
2.      Lembar Observasi-Orientasi Sekolah
3.      Lembar Observasi Belajar Mengajar
4.      Lembar Catatan Khusus/Evaluasi/Kritikan Dari Guru Pamong
5.      Lembar Catatan Khusus/Evaluasi/Kritikan Dari Teman Sekelompok Guru Pamong
6.      Daftar Tugas Mengajar/Piket
7.      Jadwal Pelajaran
8.      Daftar Nama Siswa
9.      Jurnal Belajar Mengajar
10.  Jurnal Kegiatan Harian
11.  Pesan dan Kesan dari Siswa
12.  Dokumentasi Foto Saat Kegiatan PPL
13.  Presensi Siswa
I
ii
iii
v
vii
viii
x

1
3
4
4
8
9

16
18
26
61


63

68

69

70
70

72
73
74
77



 
BAB  I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Pemerintah Republik Indonesia melalui Departemen Pendidikan Nasional pada tahun 2007 telah melaksanakan sertifikasi guru secara bertahap. Sertifikasi merupakan perwujudan dari UU 14 tahun 2005 dan PP 19 tahun 2005, dengan tujuan untuk meningkatkan mutu tenaga pendidik di Indonesia. Rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia bukan diakibatkan oleh rendahnya input pendidikan, akan tetapi diakibatkan oleh proses pendidikan yang tidak maksimal dan rendahnya kualitas guru. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya peserta didik yang tidak lulus UN. Sebenarnya akar permasalahanya adalah minimnya proses yang dilakukan di sekolah. Proses yang tidak sempurna mengakibatkan kualitas proses tidak baik. Proses pendidikan sekolah terletak pada guru, bagaimana melaksanakan pembelajaran, komunikasi terhadap peserta didik, memberi motivasi belajar, menciptakan pembelajaran yang kondusif, mengelola pembelajaran jika kualitas yang dimiliki guru rendah. Dalam rangka ini pemerintah membuat kebijakan peningkatan kualitas guru dengan melakukan sertifikasi guru, selain itu juga sertifikasi guru juga untuk meningkatkan kesejahteraan  guru tetapi juga sebagai konsekuensinya guru harus meningkatkan kualitas profesi keguruanya.
Dengan melihat dinamika yang ada, perlu diadakan langkah yang nyata untuk mempersiapkan kader-kader guru yang siap terjun di lapangan.  Universitas Muhammadiyah Ponorogo sadar dengan dengan hal tersebut. Oleh karena itu untuk menyiapkan calon guru yang professional dan mempunyai kompetensi yang dapat di andalkan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Ponorogo mengadakan Program Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai lanjutan dari PPL I yang semula dilakukan di ruang micro teaching UNMUH Ponorogo bagi para mahasiswanya sebagai salah satu media agar mendapatkan pengalaman profesi yang dapat di andalkan.
Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah mata kuliah untuk menerapkan berbagai pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan dalam rangka mengaplikasikan dasar profesi. PPL ini diaplikasikan dalam bentuk praktik mengajar dan kegiatan edukasional lainnya di lembaga sekolah secara terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan profesi kependidikan.
Oleh karena itu dalam PPL ini mahasiswa akan dihadapkan pada kondisi riil aplikasi bidang keilmuan, seperti: kemampuan mengajar, kemampuan bersosialisasi dan bernegosiasi, dan kemampuan manajerial kependidikan lainnya. Selain itu juga menyangkut kemampuan berpartisipasi dalam kegiatan kependidikan lainnya seperti ekstra kurikuler, membangun, atau mengembangkan potensi pendidikan dimana ia berlatih.
  1. Tujuan
Tujuan Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah sebagai berikut
1.      Tujuan Umum
Secara umum tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini adalah agar mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo menjadi pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, ketrampilan, professional, serta mempunyai nilai dan sikap yang cakap dan tepat dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Dengan kata lain agar mahasiswa FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo memiliki kompetensi guru professional.
2.      Tujuan Khusus
Sedangkan tujuan khusus dari kegiatan PPL ini adalah:
a.   Memberikan wahana aplikasi berbagai kemampuan professional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi dunia nyata,
b.  Memberikan pengalaman professional mahasiswa sebagai calon guru, sehingga benar-benar menjadi lulusan kependidikan yang siap terjun di masyarakat khususnya dunia kependidikan,
c.   Agar mahasiswa dapat mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan sosial psikologi sekolah,
d.  Agar mahasiswa dapat menarik kesimpulan nilai edukatif, penghayatan dan pengalamannya selama pelatihan melalui refleksi dan menerangkan hasilnya dalam bentuk laporan,
e.   Untuk menjalin kerjasama edukasional dengan lembaga sekolah sebagai mitra dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

  1. Waktu Dan Tempat Pelaksanaan PPL
Program Pengalaman Lapangan (PPL) ini dilaksanakan di SMA BAKTI Ponorogo selama kurang lebih satu bulan  yaitu mulai tanggal 3-29 Januari 2011.

  1. Tahapan Pelaksanaan PPL
Tahapan pelaksanaan PPL ini meliputi :
1.      Pre-test Materi SMP-SMA
Pre-test materi SMP-SMA diadakan sebelum dilaksanakan PPL di sekolah untuk menyaring mahasiswa yang dianggap lulus dan siap mengikuti PPL. Pre-test ini meliputi materi SMP dan SMA mata pelajaran sesuai jurusan masing-masing mahasiswa. Mahasiswa dinyatakan lulus dan bias mengikuti program PPL jika rata-rata nilai pre-test nya mencapai 80. jika belum lulus maka mengikuti pre-test kedua, pre-test ketiga.
2.      Pembekalan
Pembekalan/pengarahan PPL diadakan menjelang pelaksanaan PPL di sekolah dengan materi pokok adalah materi pengarahan berisi tugas-tugas seorang guru dalam rangka menyiapkan pembelajaran yaitu pembuatan perangkat pembelajaran, model-model pembelajaran, tugas-tugas mahasiswa pada tahap observasi, ajar nyata, dan pelaporan kegiatan PPL. Pembekalan ini wajib di ikuti oleh semua mahasiswa peserta PPL.
3.      Pelepasan oleh pimpinan FKIP
Pelepasan oleh pimpinan FKIP ini diadakan dalam rangka peresmian pemberangkatan mahasiswa peserta PPL.
4.      Observasi - orientasi sekolah
Tahap ini dilakukan agar mahasiswa calon guru mengenal, menghayati dan familiar dengan kehidupan nyata di lingkungan sekolah PPL. Sehingga mereka dapat menyesuaikan diri dan merasa aman di sekolah itu. Sasaran observasi meliputi pengalaman atau informasi, misalnya :
a.       Mengenal identitas sekolah,
b.      Mengamati  cara guru mengajar,
c.       Mengenal berbagai kegiatan administrasi, misal daftar guru, daftar hadir siswa, daftar nilai, jurnal, disiplin guru, dan lain-lain,
d.      Mengenal berbagai kegiatan non-mengajar, seperti kegiatan kokurikuler dan ekstra kurikuler,
e.       Mempelajari keadaan fisik, sosial, dan kultur sekolah.
Hasil observasi sekolah menjadi bahan utama untuk pembuatan laporan kegiatan PPL.
5.      Ajar Nyata
Kegiatan ajar nyata merupakan kegiatan pokok mahasiswa dalam pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL). Setiap peserta PPL dibebankan masing-masing untuk menerapkan ilmunya. Kegiatan mahasiswa pada tahap ini dapat dikategorikan menjadi dua macam, yaitu kegiatan yang bersifat pengajaran dan kegiatan non pengajaran.
a.       Kegiatan pengajaran
Tahapan pada kegiatan ini adalah :
1)      sekelompok mahasiswa yang melakukan PPL dalam satu sekolahan di bagi sesuai dengan jurusannya,
2)      setiap kelompok penjurusan dibagi beberapa kelompok sesuai dengan guru pamong masing-masing.
3)      peserta PPL melakukan konsultasi kepada guru pamong tentang perangkat pembelajaran dan materi pelajaran,
4)      peserta PPL melakukan kegiatan ajar nyata sesuai dengan bimbingan dan pengawasan guru pamong,
5)      mahasiswa PPL wajib tampil mengajar di depan siswa sekurang-kurangnya 5 (lima) kali sesuai dengan jadwal yang ditentukan, berdasarkan pada persiapan mengajar yang telah disetujui guru pamong,
6)      mahasiswa wajib mempersiapkan lembar evaluasi/kritikan yang akan di isi oleh guru pamong dan sesama mahasiswa PPL tentang dirinya pada waktu tampil melaksanakan kegiatan ajar nyata, dan kelak dilampirkan pada laporan perorangan,
7)      mahasiswa wajib membuat lembar pengalaman (catatan harian) yang diisi dengan semua hal yang berkaitan dengan PPL, dan kelak menjadi bahan penting untuk menyusun laporan perorangan.
8)      jika mahasiswa sudah dianggap lulus oleh guru pamong, maka praktik dapat diakhiri. Namun mahasiswa harus tetap aktif dalam kegiatan yang lain di sekolah.
9)      bagi mahasiswa yang dianggap belum lulus oleh guru pamong, dapat diberi latihan tambahan dengan ketentuan tidak melewati batas waktu PPL.
b.      Kegiatan non pengajaran
Pada tahap ini kegiatan mahasiswa meliputi :
1)      membantu guru pamong dalam kegiatan administratif,
2)      membimbing siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler,
3)      menghadiri pertemuan rapat-rapat sekolah dan kegiatan lain yang ditugaskan pada pihak sekolah,
4)      wajib mengikuti upacara yang diselenggarakan sekolah,
5)      membantu kegiatan-kegiatan yang berkaitan program sekolah.

  1. Tata Tertib Pelaksanaan Ppl
Tata Tertib Pelaksanaan PPL:
1.      Mahasiswa yang mengikuti PPL wajib mengikuti pembekalan PPL,
2.      Mahasiswa wajib berpenampilan sopan dan rapi, termasuk pakaian dan rambut (pria : tidak boleh gondrong) dan bersepatu,
3.      Mahasiswa wajib mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan disekolah,
4.      Mahasiswa harus berpartisipasi dalam pengaturan piket sekolah,
5.      Selama PPL mahasiswa tidak hanya melaksanakan tugas mengajar, tetapi juga terlibat (dengan ijin pihak sekolah) dalam kegiatan lain yang berkaitan dengan bidang keilmuan masing-masing,
6.      Mahasiswa harus mendiskusikan permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan PPL,
7.      Kehadiran mahasiswa di sekolah di atur oleh Kepala Sekolah dan Guru Pamong,
8.      Mahasiswa yang berhalangan hadir karena sesuatu hal yang dapat dipertanggungjawabkan haris seizing kepala sekolah/guru pamong. Peberitahuan dilakukan sekurang-kurangnya dua hari sebelumnya,
9.      Pelaksanaan PPL ini diakhiri dengan pembuatan Laporan kegiatan,
10.  Pelanggaran tata tertib akan diberi sanksi berupa peringatan, penangguhan izin praktik mengajar, dan dinyatakan tidak lulus PPL.



  1. Manfaat Pelaksanaan PPL
Adapun manfaat dari pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah sebagai berilkut :
1.      Manfaat bagi mahasiswa.
Dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dari perguruan tinggi dengan keadaan yang sesungguhnya dan dapat menerapkan pengalaman di masa yang akan datang. Pengalaman yang kami peroleh diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru profesional  serta dapat digunakan sebagai motivasi kami untuk dapat lebih maju dan professional.
2.      Manfaat bagi sekolah
Dapat menerapkan metode pengajaran yang telah diterapkan oleh mahasiswa dan dapat mengembangkanya menjadi lebih baik.
3.      Manfaat bagi universitas
Dapat digunakan sebagai tolak ukur keberhaslan mahasiswanya dalam pengalamannya selama mengajar.

 
BAB II
GAMBARAN UMUM SMA BAKTI PONOROGO

Tahun 1954 Yayasan Koperasi Batik Bakti mendirikan gedung yang merupakan cikal bakal SMA Bakti sekarang ini. Pada saat itu tujuan didirikannya gedung ini belum konkrit, karena pada tahun 1957 SMA Negeri berdiri dan belum memiliki gedung sendiri, sedangkan gedung Koperasi Bakti belum dipergunakan, maka atas kesepakatan Bupati Ponorogo, Bapak Dasuki meminta gedung tersebut digunakan untuk SMA Negeri Ponorogo, dengan kesepakatan bagi keluarga atau pegawai Batik Bakti yang anaknya ingin belajar di sekolah tersebut tidak dikenakan persyaratan apapun, namun ternyata banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah Ma’arif dan Muhammadiyah.
Tahun 1983 SMA Negeri pindah lokasi ke utara Universitas Muhammadiyah Ponnorogo, yang telah disediakan oleh Pemerintah. Melilhat gedung dalam keadaan kosong, maka dibuat kesepakatan oleh Yayasan  Pendidikan Bakti untuk mendirikan SMA BAkti. SMA Bakti adalah sekolah swasta yang dikelola oleh Yayasan Bakti yang berdiri sejak ditandatanganinya Akta Notaris SS. Sinilingga, SH Nomor 37 Tanggal 19 April 1983 untuk batas waktu tidak ditentukan. Nama Bakti merupakan sebuah akronim dari Batik Asli Kesenian Timur Indonesia. Pada tanggal 1 Juli 1983 dibuka pendaftaran pertama. Pada pendaftaran pertama ini SMA Bakti telah menerima murid yang ditempatkan menjadi 11 kelas.
Awal berdiri status sekolah tersebut masih terdaftar. Demi tertibnya administrasi dan seiring dengan perkembangan zaman maka status SMA Bakti mulai diperhatikan, hingga pada tahun 1998 mendapat status Akreditasi dengan surat keputusan (SK) Nomor : 33/C.C7/kep/MIN/1998. status SMA Bakti Ponorogo adalah sama dengan SMA Negeri lainnya, serta mempunyai wewenang penuh untuk mengurusi rumah tangganya sendiri seperti pelaksanaan Ujian Negara di setiap akhir tahun.
Seiring dengan perkembangan waktu SMA Bakti Ponorogo tumbuh sebagai salah satu lembaga pendidikan swasta favorit di Ponorogo telah memberikan layanan di bidang pendidikan dengan segala fasilitas dan perkembangannya. Dengan adanya teknologi informasi untuk sarana pendidikan sebagai wujud kesiapan sekolah menjadi sekolah yang modern dan bermutu. Bersamaan itu dikembangkan pula pengelolaan manajemen yang lebih efektif dengan adanya berbagai unit layanan teknis; perpustakaan, sistem informasi manajemen TIK, Layanan Konseling dan Pengembangan diri.
Menjadikan sekolah yang bersih, nyaman dan berkarakter adalah bagian usaha layanan yang terus menerus dibenahi, dengan bukti gedung dan sarana laboratorium yang memadai.





TATA TERTIB KARYAWAN SEKOLAH


A.    Masuk Kantor
1.      Karyawan harus hadir 10 menit sebelum proses belajar mengajar dilaksanakan.
2.      Menandatangani daftar hadir setiap datang
3.      Berhalangan hadir lebih dari 2 hari karena sakit harap melampirkan surat keterangan dokter
4.      Berhalangan hadir karena keperluan yang mendadak, harap ijin kepada Kepala Sekolah

B.     Kewajiban Karyawan
I.       Perpustakaan
1.      Menciptakan suasana dalam Perpustakaan sedemikian rupa sehingga mendorong niat baca
2.      Mengatur perpustakaan/Ruang baca dan membuat system peminjaman buku perpustakaan yang sebaik-baiknya agar siswa dan guru gemar, biasa dan butuh membaca
II.    Tenaga Administrasi
1.      Membantu kelancaran pengadaan dan penyediaan belajar sekolah
2.      Membantu pengaturan dan penyimpanan alat-alat Bantu dengan baik agar mudah dipergunakan
3.      Membantu sekolah dalam menciptakan situasi sehingga dapat meningkatkan sikap dan perilaku yang baik sesuai dengan masyarakat sekitarnya
4.      Membiasakan bersikap sopan santun terhadap siswa, guru dan masyarakat sekitarnya
5.      Memberikan pelayanan administrasi secara tepat dan cepat
6.      Memanfaatkan fasilitas secara efisien dan efektif
7.      Membantu tegaknya kewibawaan Kepala Sekolah dan Guru
8.      Mengusahakan agar halaman, ruangan dan peralatan sekolah tetap rapi dan teratur sehingga menimbulkan keindahan yang dapat menunjang 7K
9.      Karyawan putra wajib mengikuti Jum’atan di sekolah sesuai dengan jadwal

C.    Pakaian
1.      Memakai pakaian dinas harian seperti yang telah ditentukan
2.      Tidak memakai perhiasan yang berlebihan
3.      Selalu bersih dan rapi


Ponorogo, 27 Juli 2010
Kepala Sekolah




Dr. Agung Pramono, M.Pd.
 
 





TATA TERTIB LABORATORIUM IPA SMA BAKTI PONOROGO


1.    Siswa menggunakan laboratorium sesuai dengan jadwal.
2.    Siswa masuk ruangan dengan tertib
3.    Siswa tidak diperkenankan menggunakan alat-alat laboratorium tanpa ijin/perintah guru pembimbing.
4.    Sebelum melakukan praktikum, pelajarilah petunjuk pelaksanaannya.
5.    Siswa wajib melaporkan sesegera mungkin setiap kecelakaan, bagaimanapun bentuk kecelakaan tersebut pada Guru Pembimbing.
6.    Siswa wajib memelihara kebersihan dan ketenangan selama penggunaan laboratorium.
7.    Selesai menggunakan laboratorium, siswa wajib , menempatkan alat-alat pada posisi semula.
8.    Siswa wajib mengganti peralatan yang dirusakkan.







Mengetahui
Kepala SMA BAKTI



Dr. Agung Pramono, M.Pd.
 

Ponorogo, Desember 2009
Koordinator Lab.IPA



Cholis Mahmudah, S.Pd.Si
 
 






SMA BAKTI PONOROGO
TERAKREDITAS A

TATA TERTIB

Kepada para peminjam buku diminta perhatiannya atas hal-hal sebagai berikut:
1.      Setiap pengguna fasilitas perpustakaan wajib menggunakan kartu anggota/kartu pelajar.
2.      Tidak menggunakan kartu anggota orang lain dan tidak meminjam buku perpustakaan kepada orang lain.
3.      Memelihara buku perpustakaan dengan sebaik-baiknya dan diminta untuk :
a.       Tidak mengotori
b.      Tidak membuat catatan apapun di dalamnya.
c.       Tidak melipat lembaran-lembaran dsb.
4.      Segera mengembalikan apabila :
  1. Batas waktu pinjam habis
  2. Diminta oleh petugas perpustakaan
5.      Mengganti buku perpustakaan apabila hilang dan memperbaikinya bilamana ada kerusakan-kerusakan.
6.      mengembalikan buku perpustakaan dalam keadaan sebagaimana waktu diterima
7.      pengunjung perpustakaan wajib menjaga ketenangan, ketertiban dan kebersihan




Kepala Perpustakaan




SUNDARI
 
 









Alamat            : Jl. Batoro Katong 24 Ponorogo 63411
Telp/fax           : (0352) 481374
Email              : office@smabakti.net
Website           : www.smabakti.net


A.   Visi, Misi, dan Tujun Sekolah
1.      Visi
Unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdasarkan iman, taqwa dan nilai-nilai keagamaan, serta menjunjung tinggi budaya bangsa.
Indikator Visi Sekolah:
a.       Terwujudnya kelembagaan sekolah yang selalu belajar (learning school)
b.      Terwujudnya pengembangan kurikulum yang adaptif dan proaktif
c.       Terwujudnya proses pembelajaran yang efektif dan efisien
d.      Terwujudnya lulusan yang cerdas dan kompetitif
e.       Terwujudnya SDM pendidikan yang memiliki kemampuan dan kesanggupan   kerja yang tinggi
f.       Terwujudnya insan yang berbudi luhur
g.      Terwujudnya warga belajar yang menjunjung tinggi budaya bangsa
h.      Terwujudnya pembelajaran yang mandiri

2.      Misi Sekolah
a.      Mewujudkan organisasi sekolah yang terus belajar

2 komentar:

Mohon perkennya ya... saya copy.
jazakumullahu khoiron katsiiron

Mohon perkenannya, ya saya copy laporan PPL ini. Thank's

Poskan Komentar